Pramuka Buat Modul Pelatihan Bencana



TEMPO InteraktifJakarta-- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->: Kwartir Nasional Gerakan Pramuka akan membuat modul pelatihan bencana bagi anggotanya. “Agar anak-anak dan remaja sadar dan siap jika ada bencana yang melanda wilayahnya,” kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Prof. Dr. Azrul Azwar ketika membuka Pelatihan Pengelolaan Bencana Tingkat Lanjut Bagi Anggota Pramuka, Kamis siang.
Pelatihan ini diikuti 44 anggota pramuka dari tiga belas provinsi. Dua tahun lalu mereka mengikuti pelatihan sejenis tingkat dasar. Pemberi materi berasal dari Lembaga Pendidikan Kader Pramuka (Lemdikanas), Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana, Badan Meteorologi dan Geofisika, dan beberapa lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang penanggulangan bencana.

Menurut Azrul, Gerakan Pramuka tidak cukup hanya membentuk Satuan Siaga Bencana di setiap kwartir daerah. Beberapa kwartir memang memiliki satuan yang langsung bergerak ketika terjadi bencana di wilayahnya. Jauh lebih penting, kata Azrul, menyiapkan pramuka siaga (7-10 tahun), penggalang (11-15), penegak (16-20) dan pandega (21-25) waspada terhadap terjadinya musibah. “Kami berharap mereka jadi kader di daerahnya,” ujar Azrul yang didampingi Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Parni Hadi.
Oleh karena itu, pada program kerja 2009, Kwarnas membentuk tim untuk membuat modul sehingga dapat digunakan para pembina di gugus depan. Menurut Azrul, pendidikan kepramukaan mengajarkan anggotanya untuk siap siaga dan cekatan. Hal ini sesuai dengan pesan Lord Baden Powell, Bapak Pandu Sedunia, agar pramuka selalube prepare.
U.Widyanto
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2008/10/09/brk,20081009-139417,id.html
Sumber : 

1 comments:

Anonim mengatakan...

This is my first message. Please don't delete it. Thanks
jsh39shd2 [url=http://hsk39sg3.com]link[/url]

related post